About Me

Hello! My name is Gita Salsabila and I'm a Psychology Student who attend at Gunadarma University. This blog mostly are College's Assignment blog and maybe I will add some casual content here in the future.

Saturday, May 5, 2018

Bidang Iptek lokal dan internasional

Perkembangan zaman seakan-akan semakin maju secara dinamis terutama di bidang IPTEK dan Teknologi. Teknologi pada zaman ini menjadi alat sehari-hari agar mempermudah pekerjaan, terutama di bidang IT atau komputer yang sekarang saya gunakan buat mengerjakan tugas blog ini, hehehe... Tapi, kalian pasti bertanya: IPTEK itu apa, sih?
IPTEK singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. secara singkatnya, IPTEK adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan sains dan teknologi itu tersendiri, perkembangannya, wawasan informasinya, objeknya yang berhubungan dengan teknologi dan sains.
Teknologi tersendiri artinya sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. 

Tanpa adanya IPTEK dan Teknologi, hidup kita seakan tidak praktis dan akan butuh perjuangan panjang untuk melakukan dan mengerjakan sesuatu. Terutama pada bidang kesehatan, sembarangan melakukan pengobatan atau operasi tanpa adanya IPTEK, pasien bisa fatal.

IPTEK sekarang sudah ada dimana-mana sejak zaman dahulu, mau itu di Luar Negeri bahkan di Indonesia. Kali ini saya akan menjelaskan IPTEK yang ada di luar negeri dan Indonesia dengan contoh dan gambarnya dibawah ini.


Bidang IPTEK di Indonesia

Pada umumnya, orang-orang berpikir bahwa Indonesia itu hanya menjadi followers atau pengikut dalam IPTEK di negara lain. Indonesia juga tidak terlalu terkenal hingga terkemuka dalam bidang IPTEK. walaupun sumber daya alam (SDA) di indonesia itu melimpah, Indonesia masih kurang atau jarang produktif dan ketinggalan dalam menciptakan kemajuan bidang IPTEK. mirisnya juga, jika Indonesia menemukan suatu yang berinovatif, pemerintah juga belum tentu didukung apalagi mendanai inovasi tersebut untuk diproduksi dan dipraktikan secara umum.

Emang kenyataannya sangat kontra sih, akan tetapi juga ada sanggahan kalau bukan berarti Indonesia tidak jago di bidang IPTEK sama sekali, ya. Indonesia tersendiri juga memiliki teknologi buatan, lho. Terutama pada tahun 1960an, bidang IPTEK dan teknologi di Indonesia sangat mendunia dan luas. contohnya seperti Teori Crack Progression pada pesawat yang dikemukakan oleh presiden ketiga kita, B.J Habibie yang terkenal sangat jenius sehingga menciptakan teori itu agar pesawat tidak mudah jatuh.

Belum lagi pada zaman nenek moyang, Indonesia menggunakan teknologi tradisional terutama pada bidang pertanian dan kelautan, semenjak negara ini negara agraris dan maritim. contohnya dengan teknik budidaya padi dengan terasering (ladang yang disusun seperti tangga) dan bahkan candi pun dibangun dengan telur sebagai perekat batu candi!


Berbicara soal bidang-bidang lain dalam IPTEK indonesia, berikut ini ada beberapa bidang IPTEK di Indonesia:

  • Teknologi Konstruksi

Teknik Sosrobahu adalah contoh dari Teknologi bidang konstruksi di Indonesia yang diciptakan oleh orang asal Bali, Tjokorda Raka Sukawati. Teknik ini merupakan teknik konstruksi jalan dengan memutar bahu lengan beton jalan layang. Dengan teknik ini, jalan layang diletakkan sejajar dengan jalan dibawahnya, dan kemudian diputar 90° sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas di jalanan di bawahnya.




Bahkan Teknologi ini telah diekspor di berbagai macam negara seperti Filipina, Thailand, Malaysia, dan Singapura dengan hak paten diberikan kepada Indonesia pada tahun 1995.

  • Teknologi Kedirgantaraan

Seperti yang diberikan contoh kecil tadi, Teori Crack Progression adalah termasuk IPTEK dalam bidang kedirgantaraan yang ditemukan presiden Indonesia ketiga B.J Habibie. Tetapi, selain teori tersebut, ada penemuan IPTEK kedirgantaraan lain yaitu Two-Man Cockpit yang ditemukan oleh Wiweko Soepono tentang kokpit dua awak untuk pesawat Airbus A300 Garuda Indonesia.

  • Teknologi transportasi
Indonesia memiliki industri kereta api dan transportasi rel yang mapan, dengan perusahaan produsen kereta milik negara, PT. Industri Kereta Api, yang terletak di MadiunJawa Timur. Sejak 1982, perusahaan ini telah memproduksi gerbong kereta penumpang, gerbong barang, dan teknologi kereta api lainnya, dan mengekspornya ke berbagai negara, seperti Malaysia dan Bangladesh.

  • Teknologi informasi dan komunikasi
Satelit Palapa merupakan satelit komunikasi yang ditemukan di Indonesia sejak tahun 1976 dan diluncurkan oleh Amerika Serikat untuk perusahaan telekomunikasi milik negara di Indonesia, Indosat.

Selain itu di bidang internet, RT/RW-net yang dikembangkan oleh Onno Widodo Purbo, untuk infrastruktur internet berbasis masyarakat yang memungkinkan tersedianya akses internet yang terjangkau bagi masyarakat di daerah pedesaan.

  • Teknologi robotika
Biasanya pelajar Indonesia selalu mengikuti kontes bidang robotik bahkan memenangkan banyak kompetisi internasional. Pada tahun 2010, tim robot dari Universitas Komputer Indonesia berhasil mempertahankan gelar mereka dengan memenangkan medali emas di ajang Robogames di San FranciscoAmerika Serikat setelah mereka meraih penghargaan yang sama pada tahun 2009.  

Bidang IPTEK di Luar Negeri

Di luar negeri, justru biasanya banyak sekali perkembangan bidang IPTEK beserta penemunya, apalagi di Asia Timur dan Eropa. Seperti contohnya, Mobil yang diciptakan di Jerman lalu dirakit dan dimanufaktur oleh Jepang, dikarenakan juga Jepang banyakan emang jago bikin robot, bahkan contohnya seperti Robot HRP-4C yang bisa menari dan bernyanyi dengan program Voice Synthesizer (suara manusia buatan) Vocaloid.

Selain itu sejarahnya pada IPTEK luar negeri juga berkembang terutama di Yunani dan timur tengah yang menemukan IPTEK astronomi, matematika (contohnya Pythagoras soal hukum segitiga pada zaman yunani 600-200SM), kesehatan (contohnya Ibnu Sina yang merupakan bapak kedokteran modern, dan Abu Qasim merupakan tokoh Ilmu bedah di abad pertengahan) dsb.

Selain pada sebelum zaman modern, Teknologi luar negeri juga berkembang pesat di abad ke-18 apalagi di inggris yang menciptakan mesin uap hingga menjadi sebutan revolusi industri karena banyak pabrik-pabrik disana. begitupun juga dengan zaman perang dunia 1 dan perang dunia 2  di abad ke-20 teknologi berkembang untuk menciptakan senjata modern hingga senjata nuklir. berlanjut lagi hingga perang dingin, IPTEK semakin berkembang sehingga manusia berani menembus atmosfer untuk ke luar angkasa oleh astronot Rusia dan Amerika Serikat yang bersaing di perang dingin.


Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Sains_dan_Teknologi_di_Indonesia
https://rj-atjehpedia.blogspot.co.id/2015/06/10-teknologi-temuan-orang-indonesia.html
http://www.nafiun.com/2013/02/lmu-pengetahuan-dan-teknologi-iptek-perkembangan-dampak-positid-dan-negatif.html

No comments:

Post a Comment