About Me

Hello! My name is Gita Salsabila and I'm a Psychology Student who attend at Gunadarma University. This blog mostly are College's Assignment blog and maybe I will add some casual content here in the future.

Saturday, May 5, 2018

Bidang Iptek lokal dan internasional

Perkembangan zaman seakan-akan semakin maju secara dinamis terutama di bidang IPTEK dan Teknologi. Teknologi pada zaman ini menjadi alat sehari-hari agar mempermudah pekerjaan, terutama di bidang IT atau komputer yang sekarang saya gunakan buat mengerjakan tugas blog ini, hehehe... Tapi, kalian pasti bertanya: IPTEK itu apa, sih?
IPTEK singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. secara singkatnya, IPTEK adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan sains dan teknologi itu tersendiri, perkembangannya, wawasan informasinya, objeknya yang berhubungan dengan teknologi dan sains.
Teknologi tersendiri artinya sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. 

Tanpa adanya IPTEK dan Teknologi, hidup kita seakan tidak praktis dan akan butuh perjuangan panjang untuk melakukan dan mengerjakan sesuatu. Terutama pada bidang kesehatan, sembarangan melakukan pengobatan atau operasi tanpa adanya IPTEK, pasien bisa fatal.

IPTEK sekarang sudah ada dimana-mana sejak zaman dahulu, mau itu di Luar Negeri bahkan di Indonesia. Kali ini saya akan menjelaskan IPTEK yang ada di luar negeri dan Indonesia dengan contoh dan gambarnya dibawah ini.


Saturday, April 14, 2018

Kondisi Bumi yang Berubah


Sebelum adanya teknologi, Bumi masih terlihat terawat, udara juga masih segar dan tidak terserang polusi dan efek rumah kaca, bahkan pohon-pohon pun masih tumbuh dengan mekar dan rindang (walaupun masih ada manusia yang menebangnya hanya untuk kegunaan sehari-hari dan tidak separah yang sekarang)

Namun, zaman makin berkembang sehingga lingkungan pada bumi juga terpengaruh dalam teknologi itu tersendiri begitupun juga kebutuhan manusia yang semakin banyak ditambah lagi dengan penduduk wilayah di bumi ini semakin meningkat.

Berikut ini adalah beberapa dampak dari perubahan pada bumi yang sekarang jika dibandingkan dengan zaman dahulu.

  • Pemanasan Global
Pemanasan Global pada zaman dulu masih sangat alami dan tidak dicampuri oleh efek rumah kaca oleh. Dulu pemanasan masih murni karena akan panasnya matahari, bahkan awal terciptanya bumi, bumi memang masih panas dan semua makhluk hidup tinggal di dalam laut.
  • Peningkatan Karbondioksida
Sebelum revolusi industri, Mesin Uap masih belum berkembang sehingga belum ada polusi apa-apa pada bumi dan penduduk masih menggunakan cara manual.

Pada abad ke-18 sampai ke-19, mulailah revolusi industri sehingga menciptakan uap-uap yang mencemari udara dan lingkungan sekitar, sampai berkembangnya teknologi modern hingga sekarang saat mobil terciptakan dan pabrik makin maju

Karbondioksida meningkat hingga membuat lapisan ozon menipis.
  • Perubahan pada struktur tanah
Struktur tanah dulu masih natural, sekarang manusia menambahkan aspal dan beberapa jalanan pada tanah tersebut.

Namun, kadang aspal bisa rusak dikarenakan tekanan air hujan, apalagi tanah yang tidak digunakan aspal terkena erosi.
  • Hutan Gundul
Zaman dulu hutan tidak terlalu gundul parah, Manusia memang zaman dulu masih menebang dan menggunakan kayu untuk kebutuhan sehari-hari, namun tidak terlalu separah sekarang.

Sekarang hutan gundul disebabkan dengan penebangan liar karena untuk mengambil lahan tempat tinggal atau untuk dibangun gedung-gedung yang tinggi. dan ini juga mempengaruhi ekosistem pada hewan liar yang tinggal disana.
  • Hewan liar punah
Sebenarnya tidak beda jauh kenapa hewan bisa punah dari zaman dahulu hingga sekarang, namun zaman sekarang makin parah walaupun tanpa berburu pun, bisa memunahkan hewan liar dan langka tersebut. seperti penebangan liar, pengeboman saat memancing ikan, limbah pabrik, membuang sampah sembarangan yang bisa mencemari laut dan hewan langka.

berburuan zaman dahulu juga beda dengan zaman sekarang, zaman dahulu pemburuan memang untuk kehidupan sehari-hari, akan tetapi pemburuan zaman sekarang hewan buruan digunakan untuk membuat pakaian mewah atau tropi kebanggaan.


Referensi:
https://life.idntimes.com/inspiration/anggita-hafsari/inilah-perubahan-yang-sudah-terjadi-pada-bumi-kita-simak-pahami-demi-generasi-selanjutnya-c1c2/full

Bioteknologi: Perkembangan Aseksual dan Seksual

Dalam KBBI, Bioteknologi adalah pemanfaatan teknik rekayasa kepada makhluk hidup, sistem, atau proses biologis untuk menghasilkan ataupun meningkatkan potensi makhluk hidup maupun menghasilkan jasa bagi kehidupan manusia.
Namun Bioteknologi itu pengertiannya ada 2 yaitu Konvensional dan Modern:


  • Secara Konvensional
Proses menggunakan Mikroba dan agen biologis lainnya untuk membuat berbagai produk yang dibutuhkan manusia.
(Contohnya: Yogurt yang dengan menggunakan bakteri Streptococcus termophillus dan Lactobacillus bulgaricus pada susu dan difermentasi hingga menjadi kental dan masam)



  •  Secara Modern
eksploitasi proses biologis untuk kepentingan industri dan tujuan lainnya, khususnya merekayasa genetik mikroorganisme untuk produksi produk seperti antibiotik, hormon dan banyak lagi.
(Contohnya: Pengobatan insulin bagi penderita diabetes melitus. Dengan menggunakan bakteri E.coli yang ditanami gen penghasil insulin pada plasmidnya. Setiap E.coli itu membelah, insulin akan bertambah banyak.)
Dan diatas berikut adalah penjelasan apa itu Bioteknologi, dan untuk Blog ini saya akan menjelaskan perkembangbiakan Aseksual dan Seksual pada makhluk hidup secara teknik rekayasa.

Aseksual (Vegetatif)

Dengan cara orang tua tunggal pada makhluk hidup dan mewarisi gen dari satu orang tua, tanpa melibatkan Meiosis, ploidi pengurangan atau fertilisasi. Atau lebih singkatnya tanpa keterlibatan pembuahan dari sel kelamin jantan maupun betina.
Perkembambiakan Aseksual atau Vegetatif ada dua, yaitu Alami dan Buatan.

Vegetatif Alami

v  Pada Tumbuhan:

1. Umbi Batang
Perkembangbiakan Vegetatif Alami pada Tumbuhan memakai sistem Umbi Batang ialah dengan cara batang yg tumbuhnya berada didalam tanah, dimana batangnya akan mengembang, lalu bisa membentuk suatu umbi dan Fungsi Umbi inilah yg dpt dipakai sebagai tempat menyimpan suatu Cadangan Makanan dalam bentuk Karbohidrat. Contoh Umbi Batang ini antara lain :
– Kentang
– Bengkuang
– Ubi Jalar, dan lain lain

2. Umbi Lapis
Umbi Lapis ini adalah pelepah daun yg memiliki bentuk berlapis – lapis, pada bagian atasnya akan tumbuh serta di bagian bawahnya akan tumbuh akar yg disebut dengan serabut. Contoh Umbi Lapis ini antara lain
– Bawang Merah
– Bawang Putih
– Bunga Bakung
– Bunga Tulip

3. Umbi Akar
Umbi Akar ini adalah akar yang dijadikan sebagai tempat cadangan makanannya. Contoh Umbi Akar ini antara lain :
– Singkong
– Wortel
– Lobak
– Tanaman Tahlia

4. Akar Tinggal
Akar Tinggal ini adalah batang yg tumbuhnya menjalar pada bagian permukaan tanah, dan beberapa Contoh Akar Tinggal ini antara lain :
– Lengkuas
– Jahe
– Kunyit
– Kencur

5. Geragih atau Stolon
Geragih atau Stolon ini adalah suatu batang yg tumbuh secara mendatar di bagian permukaan tanah, di bagian tumbuhan yg menyentuh tanah tersebut nantinya akan tumbuh akarnya dan bagian akarnya inilah yg dpt ditanam kembali. Beberapa Contoh Geragih dan Stolon ini antara lain

v  Pada Hewan:

1.      Membelah diri

Amoeba yang membelah diri dan menciptakan individu baru

2.      Fragmentasi

Cacing Pipih atau planaria yg dipotong hingga terciptanya individu baru

3.      Sporulasi
Sporulasi dan perkecambahan Bacillus Subtilis

4.      Tunas
Contohnya seperti Hydra yang bertunas

5.      Partenogenesis

Vegetatif Buatan

v  Pada Tumbuhan:

1. Mencangkok
Mencangkok adalah salah satu usaha untuk mengembangbiakkan Tumbuhan dg memakai cara membuat suatu Akar Baru di Bagian Batang Tumbuhan tersebut. Lalu Batang yg sdh tumbuh akarnya itu bisa dipotong dan ditanam menjadi suatu Tanaman yang baru. Contoh Tumbuhan yang bisa dicangkok antara lain
– Jambu
– Mangga
– Belimbing
– Jeruk


2. Stek
Cara Perkembangbiakan Vegetatif Buatan Pada Tumbuhan dengan cara Stek ini adalah dengan menanam potongan bagian tertentu dari Tanaman tersebut.


3. Merunduk
Cara Memperkembangbiakan Buatan Pada Tumbuhan dengan Cara Merunduk ini ialah dengan cara membengkokkan sebagin Batang tau Ranting dan nantinya memendamkannya ke dlm Tanah. Contoh Tumbuhan dengan Cara Merunduk ini antara lain :
– Apel
– Bugenvil


4. Menempel (Okulasi)
Cara Okulasi atau Menempel ini adalah dengan cara menempelkan suatu Tunas Muda di Batang (Ranting) Tanaman Induk. Cara ini bertujuan untuk menggabungkan 2 sifat tanaman yg berbeda sehingga dapat memperoleh Tanaman yg sifatnya lebih baik dari Induk’kannya. Contoh Tanaman yang bisa di Okulasi antara lain
– Jeruk
– Durian
– Rambutan


5. Menyambung (Kopulasi)
Cara Memperkembangbiakan Tumbuhan Secara Buatan dengan Menyambung ini ialah dengan menggabungkan Batang Bawah dan Batang Atas dari suatu Tanaman yg berbeda, sehingga akan memperoleh Tanaman yang baru.

Seksual (Generatif)

Sebaliknya dengan Aseksual, perkembangbiakan ini melibatkan pembuahan maupun penyatuan dari sel kelamin jantan dan betina.
Secara umum, terdapat dua tipe pembiakan secara seksual yaitu :
  • Isogami

Isogami adalah tipe perkembangbiakan dengan dua gamet yang dihasilkan oleh kedua tetua tidak berbeda satu sama lain atau sama secara morfologis sehingga dinamakan ‘’isogametes’’.  

  •  Heterogami
Heterogami terjadi karena gamet yang dihasilkan oleh kedua tetuanya berbeda secara morfologis sehingga dinamakan heterogametes. Tanaman yang menghasilkan dua gamet yang berbeda dinamakan heterogamous. Salah satu contoh pembiakan seksual adalah padi.

Berikut ini ada beberapa cara Makhluk hidup berkembangbiak:

v  Pada Tumbuhan:

Tumbuhan dalam perkembangbiakan secara generatif dengan melakukan penyerbukan oleh serbuk sari di kepala putik. Ada beberapa jenis penyerbukan dalam serbuk sarinya yaitu:
1.    Penyerbukan sendiri atau autogami
 jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga itu sendiri.
2.    Penyerbukan tetangga atau serumah atau geitonogami,
jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain, tetapi masih di 1 pohon.
3.    Penyerbukan silang atau alogami,
jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga yang berbeda pohon, tetapi masih 1 jenis tumbuhan.
4.    Penyerbukan bastar,
jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain yang berbeda jenis tanamannya, dan hanya dapat dilakukan pada tumbuhan yang masih dekat hubungan kekerabatannya. Misalnya serbuk sari cabai jatuh pada putik tomat atau sebaliknya.

v  Pada Hewan
1.      Vivipar
Berkembang biak dengan cara melahirkan

2.      Ovipar
Berkembang biak dengan cara bertelur


3.      Ovovivipar
Berkembang biak dengan cara bertelur dan melahirkan
Referensi:
http://www.learniseasy.com/pengertian-bioteknologi-contoh-perbedaan-macam-bioteknologi.html#1489488486342-026454d3-5ecd
https://tadashashi.blogspot.co.id/2016/06/bioteknologi-seksual-dan-aseksual_12.html
https://5il4o8.wordpress.com/2009/01/23/reproduksi-seksual-aseksual/
http://www.mistamajahp.com/contoh-perkembangbiakan-vegetatif-alami/#z
https://materiipa.com/perkembangbiakan-vegetatif-pada-hewan
http://qadrymetamorphosis.blogspot.co.id/2013/10/perkembangbiakan-vegetatif-pada-hewan.html
https://dosenbiologi.com/hewan/perkembangbiakan-hewan

Thursday, March 15, 2018

Metode Non-ilmiah berdasarkan pengalaman pribadi

Orang zaman dahulu pengetahuannya memang terbatas, mereka menggunakan beberapa metode dasar untuk mendapat ilmu pengetahuan tersebut, apalagi untuk orang awam menggunakan metode non-ilmiah. 

disini ada 3 metode non-ilmiah yang saya akan jelaskan dan ceritakan berdasarkan pengalaman pribadi saya.

1. PRASANGKA

Seperti nama istilahnya, jika 2 kata majemuk dari Prasangka yaitu Pra = Sebelum, dan Sangka = Dugaan. Prasangka adalah pendapat yang berdasarkan perasaan hati atau keraguan.

Awalnya istilah ini merujuk pada penilaian berdasar ras seseorang sebelum memiliki informasi yang relevan yang bisa dijadikan dasar penilaian tersebut. Namun prasangka tidak hanya dikarenakan pada ras saja, bisa juga karena bidang lain.

contoh dari pengalaman pribadi saya:
waktu saya pertama kali bermain game browser online Touken Ranbu, saya kaget tiba-tiba ada game maintenance dalam game itu dan tidak bisa dimainkan. dan ternyata maksud dari maintenance ini karena para staff game sedang menambahkan event dalam game ini. Makin lama saya sudah terbiasa deh dengan maintenance. dan ternyata sampai sekarang juga masih banyak gamer mengira maintenance itu seperti game-nya nge-lag ato terganggu sampai mereka koar-koar di status hingga menyalahkan staff.


2. INTUISI

Menurut KBBI, intuisi artinya daya atau kemampuan mengetahui atau memahami sesuatu tanpa dipikirkan atau dipelajari. Tidak jauh beda dengan firasat juga. 

contoh dari pengalaman pribadi saya:
Ceritanya saat itu saya mau pergi ke Purwakarta bersama Mama, Papa, dan adik laki-laki untuk berziarah makam nenek dan kakek. sebelum berangkat menuju tol, kan, kami sedang di Mega Bekasi untuk membeli B*rger K*ng untuk makan siangLalu, Mama ingin mampir keluar 'sebentar' untuk mengambil saus kalau tidak salah, karena seingetku sausnya kelupaan pas Drive Thru.

Saya menunggu di mobil bersama adik dan papa. namun, kami menunggu mama kok lama banget padahal cuma ngambil saus. Papa memperkirakan dan mikir mama lama karena pasti abis ambil saus di B*rger K*ng, beliau mampir ke J'c* dulu untuk beli donat. semuanya tertawa di dalem mobil karena mama pasti bener-bener rempong kalo itu beneran.


Saat mama sudah selesai, ternyata beneran mama mengambil saus di B*rger K*ng dan membeli donat J'c*. Sambil mama memasukan donat di dalam bagasi mobil, saya dan adik saya menahan tertawa keras padahal itu beneran kocak banget karena emang beneran mama tetap rempong.

3. TRIAL DAN ERROR

Kalau diartikan secara singkat ini adalah metode untung-untungan atau coba-coba. Namun tidak semuanya hasilnya berhasil. kadang harus dicoba berulang-ulang.

contoh dari pengalaman pribadi saya:
Saat aku menggambar pose, awalnya saya menggunakan referensi namun hasilnya ga sesuai yang saya inginkan. Saat saya urungkan niat untuk menggambar tanpa referensi dan orisinil, hasilnya malah lebih proporsional dan anatominya lumayan pas.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Prasangka
http://www.karyatulisku.com/2015/04/metode-ilmiah-dan-metode-non-ilmiah.html

Folklor: Cerita Rakyat, Legenda, dan Mitos

Pernahkah mendengar cerita legenda Tangkuban Perahu? atau mungkin mitos Yunani atau nordik yang ada di film atau novel? dalam hal tersebut, diambil dari suatu folklor yang diwarisi dan dijadikan referensi dalam cerita kebudayaan tertentu. Namun, apa itu folklor? dan dengan blog ini, saya akan menjelaskan apa itu dari objek tersebut.

Secara harafiah folklor diambil dari 2 kata majemuk bahasa inggris yaitu folk dan lore. Jika diartikan akan menjadi sebagai berikut menurut Alan Dundes:
·        Folk = sekelompok orang yang memiliki ciri khas tertentu yang membedakan dengan kelompok lainnya
·        Lore = kebudayaan dari folk tersebut yang diwariskan secara turun menurun secara isyarat maupun lisan

Jadi kesimpulannya, folklor adalah kebudayaan manusia(kolektif) dari rakyat zaman dahulu yang telah diwariskan secara turun menurun, secara lisan maupun isyarat.

Folklor sering diidentikkan dengan tradisi dan kesenian yang berkembang pada zaman sejarah dan telah menyatu dalam kehidupan masyarakat. Di dalam masyarakat Indonesia, setiap daerah, kelompok, etnis, suku, bangsa, golongan agama masing-masing telah mengembangkan folklornya sendiri-sendiri sehingga di Indonesia terdapat aneka ragam folklor. 

Selain di Indonesia, folklor juga ada di luar negeri seperti folklor Yunani yang biasanya terkenal mengisahkan mitos Yunani seperti kisah dewa dewi Yunani, folklor Jepang yang mengisahkan cerita rakyat Jepang seperti kisah Momotaro, dan lain sebagainya.

Pada umumnya folklor itu tidak diketahui siapa yang membuatnya atau anonim. Biasanya tersebar secara mulut ke mulut sehingga terkenal dan digunakan untuk hiburan umum. Bahkan folklor itu bersifat tradisional dan berkesan lugu agar para pembaca dan penikmat bisa menangkap nilai moral dan tradisi di dalamnya.

Sebenarnya folklor itu tidak hanya cerita rakyat saja, bisa juga melainkan seperti legenda, mitos, upacara, dan nyanyian rakyat.  Namun pada umumnya, kebanyakan orang mengartikan folklor itu hanya cerita rakyat. Bahkan legenda, cerita rakyat, maupun mitos itu semuanya sama. Padahal secara rinci, semua hal itu berbeda.

Tapi untuk kali ini, penulis akan menceritakan dan menjelaskan sedikit masing-masing dari tiga jenis utama folklor yang populer di kalangan masyarakat.


1. CERITA RAKYAT


Cerita Rakyat bisa disebut juga sebagai dongeng rakyat. Cerita rakyat adalah dongeng yang dibuatkan oleh manusia khususnya orang tua yang berisikan nilai moral didalamnya.

Bedanya cerita rakyat dari legenda dan mitos adalah cerita rakyat TIDAK ADA hubungannya dengan suatu tempat tertentu yang begitu sakral, maupun TIDAK ADA suatu kepercayaan dalam suatu benda-benda atau hal sakral lainnya yang telah diwariskan.
Isinya hanya dongeng fiksi yang dibuat hanya sebagai pengajaran dan nilai moral pada masyarakat sehingga isinya tradisional namun menghibur.

Contohnya dari cerita rakyat ini adalah kisah Bawang Merah dan Bawang putih. Konsep ceritanya sebenarnya seperti cerita rakyat di eropa yaitu Cinderella, namun yang ini lebih kearifan lokal.


-----Bawang Merah dan Bawang Putih-----

Dahulu kala, ada sebuah keluarga yang hidup bahagia. Mereka memiliki seorang puteri yang diberi nama bawang putih. Namun pada suatu hari, ibu bawang putih jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Setelah kejadian itu, bawang putih hidup sendiri dengan ayahnya. Ayah bawang putih adalah seorang pedagang yang sering bepergian jauh. Karena tak tega meninggalkan bawang putih sendirian di rumah, akhirnya ayah bawang putih memutuskan menikah lagi dengan seorang janda. Janda tersebut memiliki satu anak yang diberi nama bawang merah.

Sebenarnya niat ayahnya adalah agar bawang putih tak kesepian dan memiliki teman yang membantunya di rumah. Namun ternyata, ibu dan kakak tiri bawang putih memiliki sifat yang jahat. Mereka bersikap baik pada bawang putih hanya ketika ayahnya ada bersamanya. Namun ketika ayahnya pergi berdagang, mereka menyuruh bawang putih mengerjakan segala pekerjaan rumah seperti seorang pembantu. Ternyata kemalangan bawang putih belum berhenti sampai disitu, selang beberapa waktu, ayah bawang putih juga jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia.

Kini, ibu tiri dan bawang merah bersikap semakin jahat pada bawang putih. Bahkan waktu beristirahat bawang putih juga semakin terbatas. Tiap hari dia harus melayani semua kebutuhan bawang merah dan ibu tirinya. Sampai disuatu pagi ketika bawang putih mencuci di sungai, tanpa disadari salah satu selendang kesayangan bawang merah hanyut. Ketika sampai rumah, bawang merah memarahi bawang putih karena selendangnya tak dia temukan. Dia menyuruh bawang putih mencari selendang itu dan tidak boleh pulang sebelum menemukanya.

Akhirnya, bawang putih menyusuri sungai untuk mencari selendang itu. Hingga larut malam, selendang itu belum juga dia temukan. Ketika tengah menyusuri sungai, bawang putih nelihat sebuah gubuk, ternyata gubuk itu dihuni oleh seorang nenek sebatang kara. Bawang putih akhirnya meminta izin untuk menginap semalam.

Nenek itu cukup baik hati, dia mempersilahkan bawang putih untuk menginap. Nenek itu juga menanyakan perihal tentang bawang putih, dan bagaimana dia sampai di tempat itu. Bawang putih pun menceritakan nasib yang dialaminya, hingga nenek yang mendengar itu merasa iba. Ternyata, selendang yang dicari bawang putih ditemukan oleh si nenek. Dan nenek itu mau menyerahkan selendang itu dengan syarat bawang putih harus menemaninya selama seminggu. Bawang putih menerima tawaran itu dengan senang hati.

Waktu seminggupun berlalu, dan kini waktunya bawang putih untuk pulang. Karena selama tinggal disitu bawang putih sangat rajin, nenek itu memberikan selendang yang dulu dia temukan dan memberi hadiah pada bawang putih. Dia disuruh memilih diantara dua buah labu untuk dia bawa. Awalnya bawang putih ingin menolak, namun karena ingin menghormati pemberian, bawang putih akhirnya memilih labu yang kecil dengan alasan takut tak kuat membawanya. Dan nenek itu hanya tersenyum mendengar alasan itu.

Setelah itu, bawang putihpun segera pulang dan menyerahkan selendang itu pada bawang merah. Setelah itu dia segera ke dapur untuk membelah labu dan memasaknya. Namun betapa terkejutnya dia, karena ketika labu itu dibelah, ternyata labu itu berisi emas permata yang sangat banyak. Secara tak sengaja, ibu tiri bawang putih melihatnya dan langsung merampas semua emas itu. Bukan hanya itu, dia juga memaksa bawang putih untuk menitakan dari mana dia mendapat labu ajaib itu. Bawang putihpun menceritakan semua kejadian yang dialaminya.

Mendengar cerita bawang putih, muncul niat jahat di benak ibu tiri yang serakah itu. Esok paginya, dia menyuruh bawang merah untuk melakukan hal yang sama seperti yang silakukan bawang putih, dia berharap akan bisa membawa pulang labu yang lebih besar sehingga isinya lebih banyak.

Singkat cerita, bawang merah yang malas itu tiba di gubuk nenek, dan diapun tinggal disitu selama seminggu. Namun karena sifatnya yang pemalas, dia hanya bermalas-malasan saja dan tidak mau membantu pekerjaan si nenek. Dan ketika sudah waktunya pulang, diapun di suruh memilih labu sebagai hadiah. Tanpa fikir panjang, dia langsung mengambil labu yang besar dan segera berlari pulang tanpa mengucapkan terimakasih.

Setelah tiba dirumah, ibunya sangat senang melihat anaknya membawa labu yang sangat besar. Dia berfikir pasti emas di dalamnya cukup banyak. Karena tak ingin diketahui oleh bawang putih dan takut jika bawang putih minta bagian, mereka menyuruh bawang putih mencuci disungai. Setelah itu mereka masuk kamar dan menguncinya dengan rapat. 

Dengan tak sabar, mereka segera membelah labu itu. Namun diluar dugaan, bukan emas yang ada didalamnya. Melainkan labu itu dipenuhi ular, kalajengking, kelabang, dan berbagai hewan berbisa. Dengan cepat hewan-hewan itu keluar dari labu dan menggigit kedua anak dan ibu serakah itu. Mereka tak mampu kabur, karena pintu kamar mereka kunci rapat dan mereka tutup dengan lemari dari dalam. Akhirnya, mereka mati di dalam kamar bersama keserakahan mereka. Setelah mereka mati, hewan-hewan berbisa itu kenyap tak berbekas.


Seperti cerita diatas tadi ada nilai moral di dalamnya seperti ‘kita harus tabah’, ‘jangan sombong’ dan sebagainya. Bahkan sebenarnya salah satu cerita rakyat ini memiliki beberapa versi. Penulis pribadi pernah menonton video animasi di youtube tentang Bawang Merah dan Bawang Putih juga, namun yang saya tonton Bawang Putih itu saat mencari selendang Bawang Merah, dia malah bertemu dengan Ikan ajaib ketimbang dengan Nenek-nenek (namun sayangnya Ikannya dimasak oleh Bawang Merah dan ibu tirinya). bahkan, akhir dari cerita ini Bawang Putih menikah dengan seorang pangeran.

Memiliki versi yang beragam juga termasuk ciri-ciri dari cerita rakyat maupun legenda atau mitos lainnya.ang ini lebih kearifan lokal. adisional namun mengh

2. LEGENDA


Secara harafiah, Legenda diambil dari bahasa latin yaitu Legere. Legenda adalah prosa rakyat yang dipercaya memiliki cerita yang benar-benar terjadi dan berkembang di suatu daerah. Legenda biasanya diambil dari kisah suatu tempat tertentu dan dibikin asal muasalnya dalam bentuk cerita yang bermoral.

Legenda sering kali dianggap sebagai cerita ‘sejarah’ kolektif. Walaupun tersebar secara tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehinga beda jauh dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan dari unsur-unsur folklor-nya terlebih dahulu.

Sebenarnya bedanya dari legenda dari mitos dan cerita rakyat itu tersendiri adalah legenda biasanya mengisahkan asal muasal suatu tempat atau objek dengan dramatis dan menghibur. Tidak ada unsur sakral seperti mitos maupun suatu kepercayaan tertentu yang diwarisi turun menurun. Nilai moral di dalam legenda ini tetap ada layaknya seperti cerita rakyat.

Seperti contohnya cerita legenda yang berdasarkan suatu tempat di Sumatera Utara yaitu Danau Toba dibawah ini.

-----Legenda Danau Toba-----

Pada zaman dahulu di suatu desa di Sumatera Utara hiduplah seorang petani bernama Toba yang menyendiri di sebuah lembah yang landai dan subur. Petani itu mengerjakan lahan pertaniannya untuk keperluan hidupnya.
Selain mengerjakan ladangnya, kadang-kadang lelaki itu pergi memancing ke sungai yang berada tak jauh dari rumahnya. Setiap kali dia memancing, mudah saja ikan didapatnya karena di sungai yang jernih itu memang banyak sekali ikan. Ikan hasil pancingannya dia masak untuk dimakan.
Pada suatu sore, setelah pulang dari ladang lelaki itu langsung pergi ke sungai untuk memancing. Tetapi sudah cukup lama ia memancing tak seekor iakan pun didapatnya. Kejadian yang seperti itu,tidak pernah dialami sebelumnya. Sebab biasanya ikan di sungai itu mudah saja dia pancing. Karena sudah terlalu lama tak ada yang memakan umpan pancingnya, dia jadi kesal dan memutuskan untuk berhenti saja memancing. Tetapi ketika dia hendak menarik pancingnya, tiba-tiba pancing itu disambar ikan yang langsung menarik pancing itu jauh ketengah sungai. Hatinya yang tadi sudah kesal berubah menjadi gembira, Karena dia tahu bahwa ikan yang menyambar pancingnya itu adalah ikan yang besar.
Setelah beberapa lama dia biarkan pancingnya ditarik ke sana kemari, barulah pancing itu disentakkannya, dan tampaklah seekor ikan besar tergantung dan menggelepar-gelepar di ujung tali pancingnya. Dengan cepat ikan itu ditariknya ke darat supaya tidak lepas. Sambil tersenyum gembira mata pancingnya dia lepas dari mulut ikan itu. Pada saat dia sedang melepaskan mata pancing itu, ikan tersebut memandangnya dengan penuh arti. Kemudian, setelah ikan itu diletakkannya ke satu tempat dia pun masuk ke dalam sungai untuk mandi. Perasaannya gembira sekali karena belum pernah dia mendapat ikan sebesar itu. Dia tersenyum sambil membayangkan betapa enaknya nanti daging ikan itu kalau sudah dipanggang. Ketika meninggalkan sungai untuk pulang kerumahnya hari sudah mulai senja.
Setibanya di rumah, lelaki itu langsung membawa ikan besar hasil pancingannya itu ke dapur. Ketika dia hendak menyalakan api untuk memanggang ikan itu, ternyata kayu bakar di dapur rumahnya sudah habis. Dia segera keluar untuk mengambil kayu bakar dari bawah kolong rumahnya. Kemudian, sambil membawa beberapa potong kayu bakar dia naik kembali ke atas rumah dan langsung menuju dapur.
Pada saat lelaki itu tiba di dapur, dia terkejut sekali karena ikan besar itu sudah tidak ada lagi. Tetapi di tempat ikan itu tadi diletakkan tampak terhampar beberapa keping uang emas. Karena terkejut dan heran mengalami keadaan yang aneh itu, dia meninggalkan dapur dan masuk kekamar.
Ketika lelaki itu membuka pintu kamar, tiba-tiba darahnya tersirap karena didalam kamar itu berdiri seorang perempuan dengan rambut yang panjang terurai. Perempuan itu sedang menyisir rambutnya sambil berdiri menghadap cermin yang tergantung pada dinding kamar. Sesaat kemudian perempuan itu tiba-tiba membalikkan badannya dan memandang lelaki itu yang tegak kebingungan di mulut pintu kamar. Lelaki itu menjadi sangat terpesona karena wajah perempuan yang berdiri dihadapannya luar biasa cantiknya. Dia belum pernah melihat wanita secantik itu meskipun dahulu dia sudah jauh mengembara ke berbagai negeri.
Karena hari sudah malam, perempuan itu minta agar lampu dinyalakan. Setelah lelaki itu menyalakan lampu, dia diajak perempuan itu menemaninya kedapur karena dia hendak memasak nasi untuk mereka. Sambil menunggu nasi masak, diceritakan oleh perempuan itu bahwa dia adalah penjelmaan dari ikan besar yang tadi didapat lelaki itu ketika memancing di sungai. Kemudian dijelaskannya pula bahwa beberapa keping uang emas yang terletak di dapur itu adalah penjelmaan sisiknya. Setelah beberapa minggu perempuan itu menyatakan bersedia menerima lamarannya dengan syarat lelaki itu harus bersumpah bahwa seumur hidupnya dia tidak akan pernah mengungkit asal usul istrinya myang menjelma dari ikan. Setelah lelaki itu bersumpah demikian, kawinlah mereka.
Setahun kemudian, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang mereka beri nama Samosir. Anak itu sangat dimanjakan ibunya yang mengakibatkan anak itu bertabiat kurang baik dan pemalas.
Setelah cukup besar, anak itu disuruh ibunya mengantar nasi setiap hari untuk ayahnya yang bekerja di ladang. Namun, sering dia menolak mengerjakan tugas itu sehingga terpaksa ibunya yang mengantarkan nasi ke ladang.
Suatu hari, anak itu disuruh ibunya lagi mengantarkan nasi ke ladang untuk ayahnya. Mulanya dia menolak. Akan tetapi, karena terus dipaksa ibunya, dengan kesl pergilah ia mengantarkan nasi itu. Di tengah jalan, sebagian besar nasi dan lauk pauknya dia makan. Setibanya diladang, sisa nasi itu yang hanya tinggal sedikit dia berikan kepada ayahnya. Saat menerimanya, si ayah sudah merasa sangat lapar karena nasinya terlambat sekali diantarkan. Oleh karena itu, maka si ayah jadi sangat marah ketika melihat nasi yang diberikan kepadanya adalah sisa-sisa. Amarahnya makin bertambah ketika anaknya mengaku bahwa dia yang memakan sebagian besar dari nasinya itu. Kesabaran si ayah jadi hilang dan dia pukul anaknya sambil mengatakan: “Anak kurang ajar. Tidak tahu diuntung. Betul-betul kau anak keturunan perempuan yang berasal dari ikan!”
Sambil menangis, anak itu berlari pulang menemui ibunya di rumah. Kepada ibunya dia mengadukan bahwa dia dipukuli ayahnya. Semua kata-kata cercaan yang diucapkan ayahnya kepadanya di ceritakan pula. Mendengar cerita anaknya itu, si ibu sedih sekali, terutama karena suaminya sudah melanggar sumpahnya dengan kata-kata cercaan yang dia ucapkan kepada anaknya itu. Si ibu menyuruh anaknya agar segera pergi mendaki bukit yang terletak tidak begitu jauh dari rumah mereka dan memanjat pohon kayu tertinggi yang terdapat di puncak bukit itu. Tanpa bertanya lagi, si anak segera melakukan perintah ibunya itu. Dia berlari-lari menuju ke bukit tersebut dan mendakinya.
Ketika tampak oleh sang ibu anaknya sudah hampir sampai ke puncak pohon kayu yang dipanjatnya di atas bukit , dia pun berlari menuju sungai yang tidak begitu jauh letaknya dari rumah mereka itu. Ketika dia tiba di tepi sungai itu kilat menyambar disertai bunyi guruh yang megelegar. Sesaat kemudian dia melompat ke dalam sungai dan tiba-tiba berubah menjadi seekor ikan besar. Pada saat yang sama, sungai itu pun banjir besar dan turun pula hujan yang sangat lebat. Beberapa waktu kemudian, air sungai itu sudah meluap kemana-mana dan tergenanglah lembah tempat sungai itu mengalir. Pak Toba tak bisa menyelamatkan dirinya, ia mati tenggelam oleh genangan air. Lama-kelamaan, genangan air itu semakin luas dan berubah menjadi danau yang sangat besar yang di kemudian hari dinamakan orang Danau Toba. Sedang Pulau kecil di tengah-tengahnya diberi nama Pulau Samosir.
Jika dikonversikan kedalam ilmiah, sebenarnya Danau toba itu berawal dari gunung berapi super yang meletus kurang lebih ribuan tahun yang lalu. Bahkan gunungnya sudah meletus dan menjadi pulau kecil ditengah danau yaitu Pulau Samosir.
Dalam folklor yang kita baca, masih ada sedikit unsur nyatanya sesuai di dalam faktanya saat ada bencana alam di dalam legenda Danau Toba, itu sudah mengilustrasikan bagaimana bencana letusan gunung Toba terjadi.


3. MITOS



Mitos berasal dari kata Mythos dalam bahasa Yunani dan Mite dalam bahasa Belanda yang berarti cerita atau perkataan. Mitos biasanya dibuatkan oleh manusia dan dianggap sakral dan ada suatu kepercayaan, seperti kisah dewa dewi, makhluk gaib, atau takhayul.

Yang membedakan mitos dengan legenda dan cerita rakyat adalah mitos bisa menjadi suatu cerita yang memiliki unsur sakral dan kepercayaan tertentu. Bahkan isinya hal yang tidak masuk akal dan dikemas menjadi cerita yang menarik. Selain cerita, kadang mitos Sebagai suatu folklor, mitos digunakan sebagai adat istiadat dan mempelajari budaya di masa lampau.

Selain cerita, mitos juga dibuat menjadi suatu kepercayaan makhluk gaib atau suatu takhayul/kepercayaan belaka sebagai suatu waspada untuk rakyat zaman dahulu hingga sekarang (walaupun tidak banyak yang memercayainya).
Contohnya seperti anak-anak dilarang keluar setelah maghrib. Karena nanti akan diculik makhluk gaib Wewe gombel.

Namun mitos masih belum bisa dibuktikan kebenarannya secara ilmiah dan cenderung mengarah ke hal yang tidak masuk akal. Tapi, ada sebagian mitos yang benar-benar terjadi di kehidupan nyata, tetapi menjadi cerita yang menarik.

Mitos juga seringkali dipakai oleh budaya populer dan serial fiksi menarik sebagai referensi seperti serial novel Percy Jackson dan anime Saint Seiya yang kedua dari serial tersebut diambil dari mitos Yunani.

Salah satu contoh dari cerita mitos di Indonesia adalah kisah Timun Mas, isinya dalam cerita ini ada unsur kisah makhluk gaib yang bernama Buto Ijo, seorang raksasa yang suka mengincar anak-anak dalam kepercayaan orang Jawa.

-----Timun Mas-----

Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri petani. Mereka tinggal di sebuah desa di dekat hutan. Mereka hidup bahagia. Sayangnya mereka belum saja dikaruniai seorang anak pun.

Setiap hari mereka berdoa pada Yang Maha Kuasa. Mereka berdoa agar segera diberi seorang anak. Suatu hari seorang Raksasa yang bernama Buto Ijo melewati tempat tinggal mereka. Buto Ijo mendengar doa suami istri itu. Buto Ijo kemudian memberi mereka biji mentimun.

“Tanamlah biji ini. Nanti kau akan mendapatkan seorang anak perempuan,” kata Buto Ijo.

“Terima kasih, Buto Ijo,” kata suami istri itu.

“Tapi ada syaratnya. Pada usia 17 tahun anak itu harus kalian serahkan padaku,” sahut Buto Ijo.

Suami istri itu sangat merindukan seorang anak. Karena itu tanpa berpikir panjang mereka setuju.
Suami istri petani itu kemudian menanam biji-biji mentimun itu. Setiap hari mereka merawat tanaman yang mulai tumbuh itu dengan sebaik mungkin. Berbulan-bulan kemudian tumbuhlah sebuah mentimun berwarna keemasan.
Buah mentimun itu semakin lama semakin besar dan berat. Ketika buah itu masak, mereka memetiknya. Dengan hati-hati mereka memotong buah itu. Betapa terkejutnya mereka, di dalam buah itu mereka menemukan bayi perempuan yang sangat cantik. Suami istri itu sangat bahagia. Mereka memberi nama bayi itu Timun Mas.

Tahun demi tahun berlalu. Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang cantik. Kedua orang tuanya sangat bangga padanya. Tapi mereka menjadi sangat takut. Karena pada ulang tahun Timun Mas yang ke-17, sang raksasa datang kembali. Buto Ijo  menangih janji untuk mengambil Timun Mas.

Petani itu mencoba tenang. “Tunggulah sebentar. Timun Mas sedang bermain. Istriku akan memanggilnya,” katanya. Petani itu segera menemui anaknya. “Anakkku, ambillah ini,” katanya sambil menyerahkan sebuah kantung kain. “Ini akan menolongmu melawan Buto Ijo. Sekarang larilah secepat mungkin,” katanya. Maka Timun Mas pun segera melarikan diri.

Suami istri itu sedih atas kepergian Timun Mas. Tapi mereka tidak rela kalau anaknya menjadi santapan Raksasa. Buto Ijo menunggu cukup lama. Ia menjadi tak sabar. Ia tahu, telah dibohongi suami istri itu. Lalu ia pun menghancurkan pondok petani itu. Lalu ia mengejar Timun Mas ke hutan.

Buto Ijo segera berlari mengejar Timun Mas. Buto Ijo semakin dekat. Timun Mas segera mengambil segenggam garam dari kantung kainnya. Lalu garam itu ditaburkan ke arah Buto Ijo. Tiba-tiba sebuah laut yang luas pun terhampar. Buto Ijo terpaksa berenang dengan susah payah.

Timun Mas berlari lagi. Tapi kemudian Buto Ijo hampir berhasil menyusulnya. Timun Mas kembali mengambil benda ajaib dari kantungnya. Ia mengambil segenggam cabai. Cabai itu dilemparnya ke arah raksasa itu. Seketika pohon dengan ranting dan duri yang tajam memerangkap Buto Ijo. Buto Ijo berteriak kesakitan. Sementara Timun Mas berlari menyelamatkan diri.

Tapi Buto Ijo sungguh kuat. Ia lagi-lagi hampir menangkap Timun Mas. Maka Timun Mas pun mengeluarkan benda ajaib ketiga. Ia menebarkan biji-biji mentimun ajaib. Seketika tumbuhlah kebun mentimun yang sangat luas. Buto Ijo sangat letih dan kelaparan. Ia pun makan mentimun-mentimun yang segar itu dengan lahap. Karena terlalu banyak makan, Buto Ijo tertidur.

Timun Mas kembali melarikan diri. Ia berlari sekuat tenaga. Tapi lama kelamaan tenaganya habis. Lebih celaka lagi karena Buto Ijo terbangun dari tidurnya. Buto Ijo lagi-lagi hampir menangkapnya. Timun Mas sangat ketakutan. Ia pun melemparkan senjatanya yang terakhir, segenggam terasi udang. Lagi-lagi terjadi keajaiban. Sebuah danau lumpur yang luas terhampar. Buto Ijo terjerembab ke dalamnya. Tangannya hampir menggapai Timun Mas. Tapi danau lumpur itu menariknya ke dasar. Buto Ijo panik. Ia tak bisa bernapas, lalu tenggelam.

Timun Mas lega. Ia telah selamat. Timun Mas pun kembali ke rumah orang tuanya. Ayah dan Ibu Timun Mas senang sekali melihat Timun Mas selamat. Mereka menyambutnya. “Terima Kasih, Tuhan. Kau telah menyelamatkan anakku,” kata mereka gembira.
Sejak saat itu Timun Mas dapat hidup tenang bersama orang tuanya. Mereka dapat hidup bahagia tanpa ketakutan lagi.


Sumber:
http://www.sentra-edukasi.com/2011/06/pengertian-ciri-ciri-jenis-jenis-dan.html
https://sastrawacana.id/2017/07/pengertian-folklore-beserta-jenis-dan-contohnya-sastra-wacana/
http://www.sridianti.com/pengertian-mitos.html
http://www.anakcemerlang.com/2016/02/definisi-dan-pengertian-mitos.html
http://dongeng.org/asal-usul-danau-toba/
http://dongengterbaru.blogspot.co.id/2016/09/cerita-bawang-merah-bawang-putih.html
https://dongengkakrico.wordpress.com/cerita/cerita-rakyat-timun-mas/