About Me

Hello! My name is Gita Salsabila and I'm a Psychology Student who attend at Gunadarma University. This blog mostly are College's Assignment blog and maybe I will add some casual content here in the future.

Saturday, October 17, 2020

Contoh Implementasi Karakteristik Sistem

 

Sistem pengecekan suhu otomatis pada perusahaan

Tujuan

:

Membantu tugas dari yang dilakukan manusia. Menghindari kontak antar petugas dan karyawan sehingga mengurangi potensi penyebaran virus. 

Batasan

:

Dibagian depan gedung atau pintu masuk.

Kontrol

:

Berbasis Internet of Things (IoT) dan terhubung dengan cloud. Didukung fitur Face Recognition.

Input

:

Memasukan suhu yang disesuaikan.

Proses

:

Memproses suhu karyawan yang berada didepan layar dengan jarak 0,1 meter hingga 0,5 meter.

Output

:

Thermometer.

Umpan balik

:

Kalibrasi suhu dan pembaharuan data.

 

Sistem pemadam kebakaran

Tujuan

:

Melindungi aset properti, dan menjaga kelangsungan kerja

Batasan

:

Dipasang lebih banyak pada langit-langit ruangan yang rawan kebakaran

Kontrol

:

Heat Detector atau detektor panas yang berguna untuk mendeteksi adanya kebakaran.

Input

:

Asap kebakaran yang terdeteksi lewat detektor panas.

Proses

:

Saat heat detector mendeteksi asap kebakaran, maka Fire Alarm akan berbunyi dan otomatis menyalurkan inputnya pada output yang bekerja yaitu Fire Sprinkler.

Output

:

Fire Sprinkler atau keran.

Umpan balik

:

Memeriksa control valve pada alat pemadam otomatis.

 

Sistem pelayanan toko online

Tujuan

:

Membantu konsumen yang kesulitan keluar rumah dalam mencari barang yang dibutuhkan.

Batasan

:

Online store di website dan sosial media.

Kontrol

:

Personal Computer (PC) dan Smartphone untuk mengontrol pengendalian website dan sosial media.

Input

:

Data riset barang dan pasar.

Proses

:

Memproses semua data yang sesuai dengan riset barang dan pasar untuk menghasilkan pelayanan yang dibutuhkan konsumen.

Output

:

Pesan direct message.

Umpan balik

:

Perbaikan pelayanan, pembaruan data riset barang dan pasar.

Friday, October 9, 2020

Pengertian Sistem Informasi

 

Pengertian Sistem Informasi

Menurut Anggraeni, Sistem informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi.

Menurut O'Brien (2005), Sistem  informasi   adalah   suatu   kombinasi teratur apapun dari people (orang), hardware (perangkat keras), software (piranti lunak), computer networks dan data communications (jaringan komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi di dalam suatu bentuk organisasi.

Menurut Leitch Rosses (dalam Jugiyanto, 2005), sistem informasi adalah suatu sistem didalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Kesimpulan

Sistem informasi adalah suatu sistem yang didalamnya merupakan kombinasi teratur dari manusia dan teknologi informasi yang menjadikan kebutuhan untuk menyediakan  dan menyebarkan informasi yang teroganisasi.

Daftar Pustaka

O’Brein, James A. (2005). Pengantar sistem informasi. Jakarta: Salemba 4.

Jogianto. (2005). Sistem teknologi informasi. Yogyakarta: Andi.

Anggraenin, E., Rita, I. (2017). Pengantar sistem informasi. Yogyakarta: CV. Andi Offset.